apple.gif_320_320_256_9223372036854775000_0_1_0

Pada saat anak tumbuh dengan pesat, ialah pada usia prasekolah dan awal adolesen, keperluan energi untuk pertumbuhan paliang besar. Dalam perbandingannya dengan tinggi badan, kebutuhan makanan pada anak-anak lebih besar dibandingkan dengan orang dewasa, karena adanya metabolisme basal yang lebih tinggi, aktivitas yang lebih banyak dan pertumbuhan pada anak-anak.

Kebutuhan struktural mencakup keperluan akan zat-zat yang akan digunakan untuk membuat jaringan-jaringan dan mengatur fungsi jaringan-jaringan tersebut. Nutrien untuk memenuhi kebutuhan struktural itu kurang lebih berjumlah 40 macam, termasuk beberapa macam asam amino, sedikitnya satu hasil pencernaan karbohidrat (glukosa), beberapa asam lemak tak jenuh, mineral, dan vitamin.

Banyak mineral merupakan konstituen dari jaringan. Misalnya kalsium dan fosfor menentukan kekerasan tulang dan gigi anak, besi merupakan bagian dari hemoglobin. Mineral juga merupakan pengatur dari berbagai proses dalam tubuh, misalnya denyut jantung dan aktivitas saraf.

Vitamin-vitamin, sebagai pengatur proses-proses tubuh, memegang peranan penting untuk kesehatan dan pertumbuhan anak. Vitamin yang menunjang kesehatan serta pertumbuhan anak adalah vitamin A, D, C, K, tiamin, ribovlamin, niasin, vitamin B6, asam folat, dan vitamin B12.

Nutrien masuk ke dalam tubuh anak tidak dalam ”bentuk jadi”, melainkan dalam makanan yang merupakan campuran dari protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan garam, serta residu yang tidak mempunyai nilai gizi. Beberapa makanan, misalnya gula, menyediakan hanya satu nutrien. Sebaliknya jeruk, selain mengandung gula juga mengandung vitamin dan mineral.