Tanpa mata dan sisik merupakan salah satu cara adaptasi ikan

<i>Draconectes narinosus</i>, ikan tanpa sisik dan mata

Draconectes narinosus, ikan tanpa sisik dan mata(Livescience | CREDIT: M Kottelat/Revue suisse de Zoologie)
Sebuah kelompok konservasi flora dan fauna menemukan seekor ikan langka yang tinggal di dalam gua. Ikan itu diketahui tanpa mata dan sisik, dan hidup di sebuah pulau kecil di Ha Long Bay, Provinsi Quang Ninh, Vietnam.
Dilansir dari Livescience, ikan ini masuk ke dalam spesies yang memiliki nama Draconectes narinosus. Nama tersebut berasal dari bahasa Yunani dan Latin. “Drakon” yang berarti naga, “nectes” berarti perenang, sementara “narinosus” berasal dari bahasa latin yang berarti memiliki “lubang hidung yang besar”.

Draconectes narinosus merupakan ikan gua, dan tidak adanya mata dan sisik menjadi salah satu cara beradaptasi saat hidup di gua yang gelap. Ikan ini hidup di air tawar, meskipun letak gua tempatnya hidup berada tidak jauh dari laut.Lokasi tempat ikan ini ditemukan adalah di Van Gio Island, yang merupakan bagian dari daerah Ha Long Bay. Van Gio Island memiliki luas sekitar 1.300 kaki atau sekitar 400 meter.

Sementara Gua air tawar tempat ditemukannya Draconectes narinosus hanya berada 650 kaki atau 200 meter dari laut.

Para peneliti bersama dengan Fauna & Flora International mengatakan bahwa ikan ini sangat menakjubkan, karena dapat bertahan hidup dalam habitat yang kecil.

Draconectes narinosus adalah salah satu genus atau jenis ikan baru. Saat ini para peneliti belum mengetahui apakah ada ikan-ikan lain yang ditemukan di gua yang sama dan memiliki genus yang sama. Para peneliti masih mencari informasi tambahan terkait temuan ini.

Untuk mengetahui informasi lebih rinci dari Draconectes narinosus bisa dilihat di jurnal “Revue de Suisse Zoologie”.

vivanews: Bayu Galih, Tommy Adi Wibowo