MIKROSKOP CAHAYA ELEKTRIS
MENGHITUNG PERBESARAN PADA MIKROSKOP STEREO

Lihat ukuran lensa okuler (eye pieces)

Lihat ukuran yang tertera pada pengatur fokus

Ukuran = okuler x ukuran pengatur fokus.

A. MEMELIHARA MIKROSKOP
Jika telah selesai menggunakan mikroskop, bersihkan badan mikroskop dengan kain flanel utk menghindari debu. Bersihkan bagian lensa dgn kertas lensa. Bila memakai minyak emersi bersihkan dgn xylol. Untuk pemakaian biasa, tanpa minyak emersi, bersihkan lensa dengan campuran eter + alkohol dengan perbandingan eter 7: alkohol 3 = 7 : 3. Xylol dapat merusak lapisan anti jamur pada lensa.

>» Masukkan mikroskop ke dalam kotaknya. Kotak mikroskop harus dilengkapi lampu utk menghindari kelembaban (suhu 30 – 40ºC). Kelembaban tinggi RH 80 – 90% memicu jamur. RH optimal ≤ 60%.
Sewaktu-waktu kotak mikroskop harus diberi silica gel utk menyerap udara yang mengandung uap air.
Bila tdk dijaga dari kelembaban lensa bisa terkena jamur, shg tidak dapat dipakai utk melihat obyek.
Untuk menghindari jamur, produsen mikroskop tertentu memasang tablet anti jamur dalam tubus mikroskop. 1 – 1,5 tahun, tablet dapat diganti.

 

MUSUH UTAMA MIKROSKOP

  1. Jamur: menyerang lensa sehingga gambar menjadi tidak baik, korosi pada metal.
  2. Debu: menyerang permukaan lensa, masuk dalam lensa. Tampak kotoran dalam obyek pengamatan.
  3. Minyak: Menyerang lensa terutama pada perbesaran 40x dan 100x. Bila mengering (kerak) menyebabkan kontras yang jelas tidak tercapai.

MACAM-MACAM MIKROSKOP
(MODIFIKASI MIKROSKOP CAHAYA)

MIKROSKOP CAHAYA (sederhana)

Kegunaan:
Mengamati obyek hidup, macam-macam preparat jadi atau obyek yg telah diwarnai dan menghitung mikroorganisme.

Prinsip kerja:
1. Mudah digunakan
2. Menggunakan cahaya tampak sbg sumber penerangan
3. Tampilan obyek berwarna-warni dgn background terang

MIKROSKOP LATAR GELAP
Darkfield Microscope

Kegunaan:
Dipakai untuk mengamati mik.org. yg tdk tampak pd mikroskop Cahaya, tdk dapat diwarnai, biasanya dipakai utk mendeteksi Treponema pallidum (penyakit sifilis)

Prinsip kerja:
Menggunakan kondensor khusus dgn cakram gelap utk menghalangi cahaya masuk. Cahaya tidak dapat langsung menerangi obyek, cahaya yg dipakai berasal dari lensa obyektif yg dipantulkan spesimen. Obyek tampak bersinar dengan background gelap.

Tampilan obyek:
Tepi sel tampak bersinar keemasan sehingga bentuk obyek terlihat dgn jelas. Struktur internal sel berkilauan berlawanan dengan background yang gelap.

MIKROSKOP FASE KONTRAS

Kegunaan:
Dipakai utuk mengamati dengan detil/teliti struktur internal spesimen hidup tanpa pewarnaan.
Prinsip kerja:
Menggunakan kondensor khusus dan lempeng pemecah cahaya. Efek yg ditimbulkan adalah derajat terang yg berbeda.
Sorotan cahaya dipisahkan dan menerangi obyek melalui jalur yang berbeda. Cahaya yang terpecah biasanya berwarna keemasan sedang cahaya yang tidak terpisah berwarna merah.

Tampilan obyek:
Menunjukkan perbedaan struktur internal dgn sangat jelas. Demikian pula tepi selnya. Keunikan dari fase kontras adalah munculnya pita cahaya mengelilingi sel yang dikenal dengan sebutan halo fase.

Differential Interference Contrast
(DIC) Microscope

Kegunaan:
Digunakan utk tampilan 3 dimensi obyek tanpa pewarnaan. Obyek yang diamati adalah mikroorganisme hidup.

Prinsip kerja:
Mirip dgn fase kontras, DIC menggunakan derajat terang yang berbeda. Menggunakan prisma sbg index pemecah cahaya. Akibat efek prisma chy terpecah menjadi dua, tampilan obyek tampak berwarna-warni.

Fluorescence Microscope
Kegunaan:
Untuk melihat spesimen yg sukar diamati karena ukurannya kecil. Spesimen akan menghasilkan cahaya berpendar. Mikroskop ini digunakan dalam prosedur diagnostik yg disebut fluoroscent antibody tecnique. Melalui FM mikroorganisme yang menyerang jaringan dapat segera dideteksi.
Prinsip kerja:
Langkah pertama yg dilakukan adalah memberi warna flurochrome auramine o. Utk menghasilkan pencahayaan digunakan sinar UV atau sinar yg panjang gelombangnya mendekati sinar UV. Hasilnya spesimen akan mengeluarkan cahaya (berpendar).


Contoh spesimen yang ukurannya kecil adalah Mycobacterium tubercolosis. Agar dapat diamati diberi warna flurochrome auramine o. Obyek yang berukuran kecil dapat terlihat karena berpendar.